Ketua DPH LAM-Riau Kota Dumai, Datuk Seri Syahrudin Husin menerima kunjungan silaturahmi dari Penggiat Alam Warisan Melayu.
DumaiVision.com-DUMAI-Datuk Seri
Syahrudin Husin di sela-sela kesibukannya dalam memimpin rapat persiapan Sunatan
Massal menerima kunjungan Abdillah Fahmi
murid dari Tuan Guru Johan Iskandar dari Alam Warisan Melayu yang khusus mempelajari
Dunia Melayu Tradisional termasuk Tanjak. (Rabu, 20-06-2018).
Dalam kunjungan ini Abdillah Fahmi yang
akrab dipanggi Cik Abu menyampaikan perkembangan Tanjak Tradisional kepada
Datuk Seri Syahrudin Husin, sempena Majelis
yang diadakan di Pulau Penyengat, Tanjak Tradisional khas Kerajaan Riau
Lingga dipulangkan, sirih balik ke gagang, yaitu Bugis Tak Balik, Takur
Tukang Besi dan Bulang Bidang. Tanjak-Tanjak
ini berasal dari Kerajaan Riau Lingga.
Kemudian Sempena Majelis yang diadakan
di Tanjung Balai Karimun diperkenalkan Tanjak Tradisional Tebing Runtuh yang sejak tahun 1880 terakhir dipakai oleh Sultan
Basyarudin Syaiful Alamsyah, Sultan Serdang
IV, Alang Iskandar, Sultan Perak dan juga dipakai
oleh para pembesar dari Kesultanan Siak Sri Indrapura. InsyaAllah pada Majelis
berikutnya Tanjak Tebing Runtuh akan dipulangkan ke asalnya.
Pada kesempatan ini juga Cik Abu menyampaikan
salam dari guru beliau Tuan Johan Iskandar dan juga mohon do’a dan sokongannya dari Ketua DPH LAM-Riau Kota
Dumai Datuk Seri Syahrudin Husin dalam proses penggalian tradisional Melayu, dan
melestarikan nilai-nilai budaya Tamadun Melayu yang diantaranya adalah Tanjak.
Datuk Seri Syahrudin Husin menyambut
baik dan mendukung kegiatan yang
dilakukan penggiat Alam Warisan Melayu ini dan InsyaAllah jika memungkinkan
akan mengadakan kegiatan-kegiatan yang mendukung kebudayaan Tradisional Melayu antara
lain Bujang dan Dara dengan memakai pakaian Tradisional Melayu sesuai dengan adab
dan adat dan pelatihan khusus Mak Andam untuk tata cara pernikahan Tradisional Melayu.
Datuk Seri Syahrudin Husin menyampaikan
kegiatan menggali dan mengkaji Warisan Budaya Melayu Tradisional asli merupakan
kerja yang berat, namun beliau yakin jika dilakukan dengan bahu membahu, saling mendukung dan
kebersamaan hal ini akan dapat terwujud.
“Tanamlah Padi, kita akan menuai”, ucap Datuk
Seri Syahrudin Husin. Maksudnya adalah
kerjakan atau buatlah sesuatu kita ada waktu
(harapan) untuk melihat dan menikmati hasilnya jelas Datuk Seri.(edzl)
Penulis&Editor : Edizal
Foto : Dok.DumaiVision.com

Sirih balik ke ganggang...
BalasHapusSemoge diberi kemudahan ye ngah arol...