MENGENAL LEBIH DEKAT PONDOK TAHFIDZ AHQAF AL-ILMI KOTA DUMAI

Dumaivision.com-DUMAI-Alhamdulillah telah bertambah 1 (satu) lagi
Pondok Tahfidz Al-Qur’an di Kota Dumai
yaitu Pondok Tahfidz Ahqaf Al-Ilmi yang terletak
di Jl. Tuanku Tambusai Gang Budi Mulia, Kel. Mekar Sari, Kec. Dumai Selatan, Kota Dumai. Pondok Tahfidz ini telah berjalan
selama hampir 4 (empat) bulan dengan jumlah
santri 20 (dua puluh) orang, yang mana
10 (sepuluh) santri tinggal di Pondok
dan 10 (sepuluh) santri lagi belajar
pada hari Sabtu dan Ahad (santri khusus), jelas Haji Tengku Djunaidi, Ketua Yayasan
Ahqaf Al-Ilmi yang membawahi Pondok Tahfidz ini. Jum'at (04/05/2018).
"Pondok Tahfidz Ahqaf
Al-Ilmi hanya menerima santri perempuan pada saat ini dengan kriteria dasar minimal
tamatan Sekolah Dasar (SD). Adapun untuk
biaya bulanannya bagi santri yang mondok hanya dikenakan biaya sebesar Rp.
550.000,- sudah termasuk SPP dan uang makan", ucap Haji Tengku Djunaidi.
Waktu belajar di Pondok
Tahfidz Ahqaf Al-Ilmi ini untuk siang hari dimulai pukul 07.00 Wib – 09.00 Wib
kemudian istirahat dan dilanjutkan kembali sampai dengan pukul 11.00 Wib.
Setelah Ba’da Zuhur dan makan siang waktu belajar dilanjutkan kembali mulai pukul 14.00 Wib s/d
Ashar. Sedangkan untuk Malam hari dimulai dengan Ba’da Maghrib s/d Isya, makan malam dilanjutkan sampai pukul 21.30 Wib begitulah setiap harinya, terang Ustad Hasan selaku pengurus Pondok yang merupakan Hafidz lulusan Pakistan.
![]() |
| Suasana belajar mengajar di Pondok Tahfidz Ahqaf Al-Ilmi |
Disamping menghapal
Al-Qur’an para santri juga diajarkan
program tambahan seperti Bahasa Arab dan
Urdu, Fiqih umum serta Tajwid. Untuk
program Tahfidznya sendiri memakai 3 (tiga) metode yaitu metode pertama Sabaq (hafalan yang baru
dihafal), kedua Sabqi (mengulang yang kemarin baru dihafal) dan yang ketiga Manzil (mengulang
hafalan yang sudan lama). Metode ini sudah teruji keberhasilan di Indonesia dan
mancanegara seperti Malaysia, Pakistan, Thailand dan negara lainnya. Adapun
target Pondok sendiri setiap santri menyelesaikan hafalan Al-Qur’an 30 Juz
dalam masa 2 (dua) tahun dengan bacaan yang
lancar dan tajwid yang sesuai kaedah yang berlaku, lanjut Uztad Hasan.
Untuk sementara
ini tenaga pengajar baru 2 (dua) orang, yang
satu orang Hafidzah yang berasal dari
Medan dan satu lagi dari Temboro. Pada kesempatan ini juga Ketua Yayasan Ahqam
Al-Ilmi, Haji Tengku Djunaidi mengucapkan terima kasih kepada Pak RT, Pak Lurah, Kementerian Agama dan Instansi terkait yang cukup membantu dalam pengurusan izin Yayasan dan Pondok Tahfidz, serta
menghimbau dan mengajak terutama kepada masyarakat Dumai dan sekitarnya agar
dapat memasukkan anaknya belajar di Pondok Tahfidz ini karena setahu beliau
Pondok Tahfidz yang khusus perempuan baru ada
2 (dua) di Dumai. Belajar membaca Al-Qur’an dan menghapal Al-Qur’an
merupakan hal yang sangat penting di dalam agama Islam, tambah Haji Tengku
Djunaidi. (edzl).
Penulis & Editor : Edizal
Foto : Dok.Yay Ahqaf-Al-Ilmi.


Komentar
Posting Komentar